Selasa, 18 November 2014

Tugas ke 4 UTS FILSAFAT ADMINISTRASI

 1. Filsafat
 Filsafat dalam bahasa yunani terdiri dari dua suku kata, yaitu philos dan shopia. Philos biasanya diterjemahkan dengan istilah gemar, senang, atau cinta. Shophia dapat diartikan kebijaksanaan atau kearifan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “filsafat” berarti cinta kepada kebijaksanaan. Menjadi bijaksana berarti berusaha mendalami hakikat sesuatu. Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa berfilsafat berarti berusaha mengetahui tentang sesuatu dengan sedalam-dalamnya, baik mengenai hakikatnya, fungsinya, ciri-cirinya, kegunaannya, masalah-masalahnya, serta pemecah-pemecahan terhadap masalah-masalah itu.
 

2. Administrasi 
Administrasi dapat didefinisakan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
 

Saya mengikuti mata kuliah pengantar filsafat administrasi Negara ini untuk menambah pengetahuan saya tentang seorang pemimpin,hal ini penting menurut saya karna sangat erat kaitannya dengan teory yang saya plih yaitu leadership/pemimpin saya harus mendalami ini agar saya bisa menjadi pemimpin yang baik buat orang-orang yang saya pimpin nantinya,dari sini saya tahu dan paham serta mampu mengaplikasikan gaya atau tipe kepemimpinan dengan berdasarkan teori yang telah di jelas kan yaitu X,Y,dan Z.
 

Dimana dari masing-masing teory berbeda-beda yaitu X menjelaskan bahwa seorang yang memiliki sifat negative atau sifat buruk,teori Ymanusia memiliki sifat positif atau baik,sedangkan Z merupakan gabungan dari ke dua teori ini,yaitu menjelaskan bahwamanusia yang tidak tetap atau berubah-ubah kadang baik dan kadang buruk.
Jika ke 3 teori ini dikaitkan dengan teori kepemimpinan makan yang cenderung baik adalah teori Y,namu seorang pemimpin dapat menerapkan ke 3 teori tersebut dalam menjalankan kepemimpinannya,karna terkadang bawahan memiliki tipe seperti teori Z jadi seorang pemimpin harus menegur bawahannya agar tidak melakukan hal yang sama untu ke sekian kalinya,kesimpulan semua tipe atau gaya kepemimpinan yang ada di dalam teori tersebutadalah baikdan bias diterapkan oleh semua pemimpin tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi oleh pemimpi tersebut.